Minggu, 13 September 2009

KULIAH FARMASI SEMESTER 2


Berbeda dengan semester 1 yang banyak mengulang pelajaran SMA, di semester 2 lebih banyak mata kuliah yang lebih berbau farmasi. Mata kuliah di semester 2 antara lain:

2 sks Kewarganegaraan (KWN)

3 sks Anatomi, Morfologi & Fisiologi Tumbuhan (Anfistum)

3 sks Biokimia (Biokim)

3 sks Farmakologi Klinik I (Farklin I)

3 sks Kimia Organik I (KO I)

3 sks Dasar Formulasi & Teknologi Sediaan Farmasi (Dasfor)

2 sks Pengantar Ilmu Farmasi

2 sks Filsafat Ilmu & Etika

2 sks Farmasi Fisika I (Farfis I)

Sabtu, 05 September 2009

KULIAH FARMASI SEMESTER 1

Untuk masuk Fakultas Farmasi dulu saya lewat jalur prestasi. Saya tergolong kategori 2. Dengan kategori tersebut, uang muka yang mesti dibayar orang tua saya Rp 3.500.000,00 dan uang per semesternya Rp 4.130.000,00 kalau dibayar langsung lunas. Kalao itu uang semester dicicil maka mesti bayar Rp 860.000,00 dengan 5 kali cicilan. Begitulah kondisinya di tahun 2003. Konon katanya setiap tahun naiknya Rp.1.000.000,00 dari tahun sebelumnya. Jadi kalao gak salah untuk kategori 2 di tahun 2004 mesti bayar Rp.4.500.000,00 dan uang semesternya Rp 5.300.000.00. itu kalo gak salah lho. Lupa-lupa Ingat sih..

Saat kuliah di Fakultas Farmasi dulu, semester pertama mahasiswa dijatah 21 sks saja. Setidaknya begitu yang saya alami dulu (2003). 21 SKS itu terdiri dari 9 mata kuliah (MK), yaitu:
2 sks MK Leadership
2 sks MK Bahasa Inggris
2 sks MK Matematika
2 sks MK Fisika
2 sks MK Biologi sel (Biosel)
3 sks MK Anatomi & Fisiologi Manusia (Anfisman)
4 sks MK Kimia Dasar
2 sks MK Pancasila
2 sks MK Pendidikan Agama

Coba lihat MK-MK tersebut! kalo menurut saya sich ga berguna itu karena hanya mengulang mata pelajaran di SMA dulu. Hanya Anfisman & Kimia Dasar saja yang menurut saya berguna.

Leadership
Coba! Untuk apa ada MK macam gini. Tanggung sekali. Apa memang bisa ya Membuat mahasiswa menjadi Leader (pemimpin) hanya dengan dikuliahi saja. Yang saya tahu Leader itu adalah bakat bawaan, anugerah dari Tuhan. Seperti Nabi Musa yang memang ditunjuk jadi Leader oleh Tuhan, atau Nabi Muhammad yang diridhoi Allah menjadi seorang pemimpin. Apa dosen benar-benar mau, tulus & iklas melakukan apa saja agar mahasiswanya bisa menjadi pemimpin seperti Nabi Musa/Muhammad?? andaikan iya, apa bisa ya mereka kan bukan Tuhan.

Bahasa Inggris
Menurut saya Bahasa Inggris tidak perlu dibuatkan MK tersendiri. Kan Buku-buku Farmasi banyak yang pake Bahasa Ingris. Jadi sebaiknya belajar bahasa ingrisnya langsung dari buku Farmasi. Kalau perlu buku farmasi seperti Martindale, Handbook of Pharmaceutical Excipient (HPE) diterjemahkan para mahasiswa dengan koordinasi dosen. Kalau seangkatan ada 400 orang sedangkan Buku HPE ada 600 halaman atau anggap saja 800 halaman, jadi 1 orang mahasiswa menterjemahkan 2 halaman lalu dikumpulkan ke dosen untuk disempurnakan, kan jadilah HPE versi Indonesia. Lalu nanti itu buku dijual (meski ilegal karena ga ada izin untuk menerjemahkan), nanti hasilnya untuk mengurangi uang semester kan lebih bagus.

Fisika
Ngapain coba Farmasis belajar Fisika umum. Langsung aja Fisika yang berkaitan sama Farmasi. Masa farmasi perlu belajar lagi tentang lensa, ngitung tinggi bayangan yang dihasilkan lensa? Diajari ngitung dosis obat kan lebih berguna.

Biologi Sel
ahh ini kan hanya mengulang biologi di SMA. Seharusnya langsung aja diajari Mekanisme kerja obat pada sel.

Anfisman
Ini seharusnya berguna meskipun ini sudah diajarkan di SMA. Tapi pengajar nya itu lho permasalahannya. Waktu jaman saya ikut kuliah ini pengajarnya menurut saya ga bisa ngajar, cuma pamer slide doank. Kalo ngajar ginian sih baiknya nonto video tentang Anatomi & Fisiologi tubuh manusia saja. videonya bisa tuh di download di Youtube.com

Kimia Dasar (KimDas)
Inilah MK yang paling berguna dibanding MK lainnya di semester 1. Walau saya lupa dulu diajari apa saja ini ya. Yang saya ingat Bu dosennya sangat baik, mengajar dengan lembut & kasih sayang dan suka pake bukunya Mc Murry. Walaupun cara mengajarnya mengakibatkan mengantuk. MK ini 3 sks nya adalah kuliah di kelas 3x55menit per minggu & 1 sksnya praktikum di Lab, 2 jam per minggu. totalnya ada 14 minggu. MK lai juga sama. 1 sks kuliah dikelas itu 55 menit. 1 sks praktikum itu 2 jam.

Pancasila
MK apaan ini. Isinya kok gombes. bukankah kita sudah towok diajari ini pelajaran sejak SD. gak nyambung banget dengan Farmasi. Itu kalo menurut saya lho. Memangnya kalau diajari Pancasila, mahasiswa pasti bisa berjiwa Pancasila. Kalau ya itu saya kira bukan efek dari MK yang cuma 2 sks ini tapi karena ajaran ini sudah sejak SD sampai SMA.

Pendidikan Agama
Apalagi MK yang beginian. Buang waktu banget. Pendidikan agama itu kan bisa didapat di keluarga dan tempat ibadah, gak perlu dikuliahkan. Apalagi jaman saya dulu ada MK pendidikan agama tertentu yang ada jaminan pasti dapat A asalkan mengikuti kegiatan kuliahnya dengan baik. Tentang kerohanian ini yang menilai baiknya adalah Allah. Kalau nilai di KHS itu kan cuma hasil tes tulis saja.

Meski di mata saya ini MK-MK semester 1 kurang berguna, namun ironisnya saya tidak bisa meraih IP 4,000. IP saya cuma 3,357. Apa karena kualat ini kali ya....
Karena dipandang kurang berguna maka saya tidak membuat rangkuman sama sekali untuk Semester 1 atau pernah membuat tapi karena tidak berkesan jadi lupa itu pernah merangkum apa tidak. Di semester 2 baru terasa sulitnya kuliah di Farmasi, saya pun mulai merangkum.